jump to navigation

Tentang Ku

Aku adalah seorang newbie, dan ini adalah tulisanku, aku membagi pengetahuan yang kuketahui dengan sesamaku, meskipun aku tahu, … bahwa apa yang kuketahui mungkin sangat sedikit untuk aku bagi, tapi aku yakin… bahwa dari yang sedikit ini pasti akan terus berkembang dan berkembang bila kita saling berbagi pengetahuan dengan yang lain …

Inilah aku …

Aku adalah seorang yang kotor dan jauh dari kesucian…

Aku buta tentang agama,

bahkan Aku tidak bisa membaca ayat-ayat Al-Qur’an dengan fasih.

Masa laluku hitam kelam …

dipenuhi dengan Dosa dan dosa,

Namun segalanya telah berubah kini kutemukan apa yang selama ini aku cari …

Kutemukan Surga didalam Neraka dan …
Kutemukan Neraka didalam Surga.

SYEKH SITI JENAR, adalah tokoh sentral yang membuatku menemukan keimanan.

SYEKH SITI JENAR adalah tokoh konflik yang banyak membuat kebingungan dan perdebatan seru bagi para penganut ISLAM, tapi satu keyakinanku meskipun banyak kontroversi tentang SYEKH SITI JENAR tapi dari sanalah banyak orang yang menjadi lebih mengenal ALLAH, berawal dari rasa keingintahuan akhirnya mengkaji tentang ajarannya yang membawa kita menuju kajian total tentang ISLAM.

Terima kasih.

Salam hangat untuk negeriku

Silahkan mengutip, menyebarluaskan, menjiplak, ataupun menulis ulang artikel-artikel dalam blog ini tanpa perlu permisi bahkan tanpa perlu mencantumkan sumbernya.

INGAT Pengetahuan itu milik ALLAH

Renungkan tentang Pesan Sunan Bonang Ini :

Ratu Wahdat tersenyum lembut “Hai Wujil sungguh lancang kau, Tuturmu tak lazim, Berani menagih imbalan tinggi, Demi pengabdianmu padaku. Tak patut aku disebut Sang Arif Andai hanya uang yang diharapkan Dari jerih payah mengajarkan ilmu Jika itu yang kulakukan Tak perlu aku menjalankan tirakat
Siapa mengharap imbalan uang Demi ilmu yang ditulisnya, Dia hanya memuaskan diri sendiri Dan berpura-pura tahu segala hal Seperti bangau di sungai, Diam, bermenung tanpa gerak. Pandangnya tajam, pura-pura suci Di hadapan mangsanya ikan-ikan, Ibarat telur, dari luar kelihatan putih Namun isinya berwarna kuning
Dengan berharap dicantumkan sumber tulisan atau web referensinya, sama saja dengan saya mengharap imbalan. DAN SAYA TIDAK AKAN MELAKUKAN ITU.

%d bloggers like this: